ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.20 NO.2 DESEMBER 2025 p-ISSN 1979-4819 e-ISSN 2599-1930 1
Keywords:
Building Information Modelling, Proyek Jalan dan Jembatan, Efisiensi, Kualitas, KolaborasiAbstract
Building Information Modelling (BIM) merupakan suatu metode pengelolaan informasi terpadu yang digunakan dalam industri konstruksi untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan kolaborasi di antara para pemangku kepentingan. BIM dapat digunakan untuk mengelola informasi dari awal perencanaan, pelaksanaan, hingga pengoperasian suatu proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan BIM pada proyek jalan dan jembatan, serta mengevaluasi dampaknya terhadap efisiensi, kualitas, dan kolaborasi di antara para pemangku kepentingan proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan wawancara dengan para ahli BIM dan praktisi di industry konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BIM pada proyek jalan dan jembatan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas proyek, serta mempermudah kolaborasi di antara para pemangku kepentingan. BIM dapat memungkinkan para profesional di industry konstruksi untuk mengintegrasikan informasi yang terkait dengan proyek, termasuk desain, data konstruksi, dan pengelolaan proyek. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa BIM merupakan suatu alat yang efektif untuk digunakan dalam proyek konstruksi, termasuk proyek jalan dan jembatan. Para profesional di industri konstruksi sebaiknya mempertimbangkan penggunaan BIM dalam proyek mereka untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan kolaborasi di antara para pemangku kepentingan proyek.